JENIS KAPAL IKAN

Secara umum kapal ikan mempunyai karakteristik yang tidak jauh berbeda dengan kapal jenis lainnya. Adapun perbedaannya terletak pada fungsinya. Kapal ikan menurut fungsinya dapat dibedakan menjadi :

 

  1. Kapal penangkap ikan.
  2. Kapal penampung dan pengolahan ikan.
  3. Kapal penelitian dan latih penangkapan ikan.

 

Kapal ikan sesuai dengan fungsinya untuk menangkap ikan memiliki karakteristik khusus untuk mendukung operasionalnya. Karakteristik kapal penangkap ikan  antara lain adalah:

 

  1. Kecepatan Kapal.

Kapal ikan pada umumnya didesain memiliki kecepatan yang cukup tinggi karena kapal ikan harus sampai ditempat penangkapan ikan (fishing ground) secepat mungkin agar tidak kehilangan waktu yang tepat untuk menangkap ikan. Selain itu juga dapat melakukan pemasangan alat tangkap secepat mungkin agar dapat mengatasi kecepatan ikan yang akan ditangkap. Oleh karena itu perencanaan kapal ikan dengan bentuk multi-chine ini sangat efisien dalam hal penghematan waktu perlayaran menuju fishing ground.

 

Baca Juga : JANGKAR KAPAL DAN APA SAJA JENISNYA

 

  1. Kelaikan Laut.

Aspek kelaikan laut pada kapal ikan harus diperhatikan karena kapal ikan harus dapat beroperasi dalam berbagai kondisi cuaca. Kapal ikan pada umumnya beroperasi pada daerah yang jauh dari pantai serta cenderung berpindah-pindah untuk mendapatkan ikan hasil tangkapan yang baik. Hal tersebut menyebabkan kapal ikan harus mampu menghadapi segala kondisi cuaca yang akan dihadapi pada saat beroperasi di laut. Untuk itu maka kapal ikan harus memiliki stabilitas dan kekedapan yang baik, daya apung yang cukup serta rolling dan trim yang sekecil mungkin. Diharapkan kapal ikan dengan bentuk lambung kapal multi-chineini memiliki kemampuan untuk dapat menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.

 

  1. Tenaga Penggerak.

Untuk memperoleh kecepatan kapal yang cukup tinggi diperlukan tenaga penggerak yang cukup besar. Kendala yang dihadapi adalah ketersediaan ruangan yang terbatas. Oleh sebab itu maka pemilihan motor penggerak pada kapal ikan harus memperhatikan kriteria sebagai berikut:

 

  1. Volume ruangan yang dibutuhkan kecil dengan tenaga yang besar.
  2. Ketersediaan dipasaran.
  3. Daya tahan baik.
  4. Harga terjangkau.

 

Di Indonesia saat ini banyak tersebar kapal penangkap ikan. Baik itu kapal ikan tradisional maupun kapal-kapal yang sudah memiliki teknologi baik dari segi kapal maupun dari segi alat tangkap. Ada banyak metode yang digunakan oleh para nelayan untuk melakukan aktifitasnya dalam menangkap ikan, baik itu secara tradisional maupun secara modern. Menurut John C. Sainsbury dan Setijoprajudo (1998), kapal penangkap ikan secara garis besar dapat digolongkan sebagai berikut:

 

  1. Kapal penangkap ikan jenis trawl (pukat udang)
  2. Kapal penangkap ikan jenis gillnet (jaring insang)
  3. Kapal penangkap ikan jenis purse seine (pukat cincin)
  4. Kapal penangkap ikan jenis longline (pancing)
  5. Kapal penangkap ikan jenis pots portable trap(bubu).

 

Baca Juga : JENIS JENIS BAHAN BAKAR KAPAL LAUT

 

Salah satu jenis kapal penangkap ikan yang sering digunakan adalah kapal penangkap ikan jenis purse seine.

 

Gambar : Ilustrasi  Kapal Ikan Dengan Alat Tangkap Purse Seine (sumber : www.europacifictuna.com)

 

Purse seine sering disebut pukat jaring, pukat cincin atau pukat kantong, karena bentuk jaring tersebut waktu dioperasikan berbentuk seperti kantong.  Purse seine juga disebut jaring kolor karena pada bagian bawah jaring (tali ris bawah) dilengkapi dengan tali kolor yang gunanya untuk menyatukan bagian bawah jaring sewaktu operasi. Jaring utama pada purse seine dapat berbentuk segi empat, trapesium, dan lekuk.

 

Purse seine digunakan untuk menangkap ikan yang bergerombol di permukaan laut. Oleh karena itu, jenis-jenis ikan yang tertangkap dengan alat penangkapan purse seine adalah jenis-jenis ikan pelagis yang hidupnya bergerombol, seperti layang, lemuru, kembung, sardinella, tuna, dan lain-lain.

 

Editor: - Nurul Khairi, Ruang Maritim Indonesia, 2022.